[kepemimpinan] kepemimpinan yang mengalami krisis?

Beberapa hari yang lalu, sudah mulai ada kritik yang agak keras mengenai kepemimpinan Presiden SBY, komentar ini diutarakan oleh Rektor Paramadina, Anies Baswedan.

Keluh-kesah, curhat, dan sikap memelas yang kerap diungkapkan SBY di depan publik dinilai tidak menguntungkan dalam membangun citra dirinya (detik.com, 29/12/2009)

Apabila kita sedikit merenung dan mengingat beberapa waktu kebelakang, sepertinya sikap ini telah ditunjukkan oleh presiden SBY beberapa kali, yaitu antara lain adalah:

Keluhan mengenai kebiasaan rakyat Indonesia yang sulit untuk berterima kasih, namun cepat menghujat (28 des 2009, metronews.com)

Presiden SBY menyampaikan keluhan atas fitnah yang ditujukan kepada dirinya dan partai Demokrat menyangkut aliran dana Bank Century (Desember 2009)

Ketika secara mengejutkan Presiden SBY menyatakan bahwa ada upaya-upaya pembunuhan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap dirinya

Demikian beberapa keluhan yang masih terekam, mungkin masih ada beberapa lainnya yang tercecer. Sepertinya ini adalah salah satu strategi yagn dipergunakan untuk menarik empati dan simpati dari masyarakat Indonesia.

Kita sadar betul bahwa bangsa kita adalah bangsa yang sangat mudah berempati terhadap suatu pihak atau pribadi yang mengalami kesewenangan. Hal ini memang sudah terbukti dan sejarah mencatat peristiwa peristiwa tersebut, antara lain adalah:

Dukungan rakyat Indonesia yang semakin riil dan terakumulasi ketika Megawati mendapatkan tekanan terus menerus di PDI ketika jaman Orde Baru. Ini juga yang kemudian bergulir menjadi suatu reformasi. Dan secara tidak langsung akhirnya menghantarkan Megawati menjadi RI 1

Dukungan rakyat Indonesia yang pada akhirnya diberikan kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika waktu itu “terkesan” mendapatkan kesewenangan dari Ibu Megawati, dan ternyata ini menghantarkan SBY menuju RI 1.

Dukungan rakyat Indonesia terhadap Bibit Waluyo dan Chandra yang beberapa waktu lalu terlibat konflik dengan Polri.

Dukungan terhadap Prita ketiak harus mendapatkan tuntutan dari pihak RS Omni.

Hal – hal tersebut diatas adalah sekelumit dari beberapa kasus yang berhasil mendapatkan empati dan simpati dari publik.

Sepertinya upaya untuk mendapatkan dukungan lebih lanjut dari rakyat dengan “menciptakan” situasi “seakan-akan” telah terjadi kesewenangan atau situasi yang memojokkan posisi SBY adalah upaya untuk memperbaiki posisi kepemimpinan, dapat menjadi suatu pukulan balik yang menguntungkan. Karena kemudian malah terkesan menjadi seorang pemimpin yang terlalu banyak mengeluh dan tidak siap dengan segala konsekuensinya.

Mudah mudahan ini hanyalah suatu analisis kosong belaka, karena perjalanan SBY masih panjang untuk menuntaskan & menjalankan amanah rakyat memimpnin bangsa ini sampai 2014, dan jelas untuk menjalankan itu butuh seuatu Kepeimpinan yang lebih baik.

Explore posts in the same categories: business & management, my concern

Tags: ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: