[indonesiaku] selamat jalan gus dur….

Tanpa bisa diduga, ternyata bangsa ini harus melepas tahun 2009 bersamaan dengan melepas kepergian seorang anak bangsa yang telah mengukir sejarah Indonesia dengan pemikirannya, Gus Dur telah pergi untk menghadap Sang Khalik.

Suatu berita yang mengejutkan dan proses kepergian yang berlangsung singkat itu terjadi pada 30 Desember 2009….

Gus Dur adalah sebuah fenomena. Masih berbekas di dalam kenangan, ketika masa Orde Baru masih berkuasa, Gus Dur adalah salah satu tokoh langka yang berani secara terbuka menyatakan sikapnya walaupun itu berarti berseberangan dengan penguasa pada saat itu. Perjuangan untuk menegakkan demokrasi telah dijalani oleh Gus Dur bersama beberapa tokoh oposisi nasional pada saat itu. Seperti ktia ketahui bersama perjuangan demokrasi tersebut berbuntut pada jatuhnya rezim yang berkuasa pada saat itu dan kemudian berujung pada pengangkatan Gus Dur sebagai Presiden RI ke 4. Masa ini adalah masa transisi bangsa Indonesia yang sebelumnya hidup dalam kungkungan sebuah rezim dan kemudian menjadi suatu bangsa yang lebih demokratis. Sebuah perjalanan panjang dari seorang anak bangsa yang berjuang menuju suatu bangsa yang lebih baik.

Gus Dur adalah sebuah fenomena. Sebagai pemimpin salah satu organisasi islam yang terbesar di Indonesia, Gus Dur justru banyak mengajarkan kita mengenai toleransi terhadap umat beragama lainnya. Sesuatu yang mencenangkan, dimana banyak justru organisasi Islam lainnya yang skalanya tidak terlalu besar, malah mengedepankan radikalisme dan toleransi yang sangat rendah kepada umat beragama lainnya. Tidak akan pernah hilang dari ingatan saya, ketika suatu saat sebuah organisasi yang melayangkan suatu ancaman atas nama Islam untuk melakukan suatu tindakan yang merusak, justru Gus Dur dengan lantangnya mengatakan bahwa akan menyiapkan Banser untuk menghadang. Tidak hanya di tingkatan pemikiran, Gus Dur juga membuktikan ketetapan hatinya melalui tindakan yang nyata. Sebagai seorang muslim dan pemimpin NU, Gus Dur telah berjuang untuk meletakkan fondasi yang kuat mengenai toleransi terhadap umat beragama.

Gus Dur adalah sebuah fenomena. Bangsa ini masih membutuhkan seorang figur pemimpin yang dipanuti, figur yang berani dengan jelas menyatakan sikap baik dalam pemikiran maupun dalam tindakan yang pasti, figur yang mampu berpikir secara multi dimensi untuk kemajuan, ketentraman dan kesejahteraan bangsanya. Dan figur itu semua ada pada diri seorang Gus Dur

Selamat jalan Gus Dur……….

Kami akan merindukanmu ……..

Semangatmu akan tetap kami jaga ……

Explore posts in the same categories: my concern

Tags: ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: