itb ku…. (1)

ga itb2

Kami
Segenap lulusan
Institut Teknologi Bandung
Demi Ibu Pertiwi

Berjanji,
Akan mengabdikan ilmu pengetahuan
Bagi kesejahteraan bangsa Indonesia
Perikemanusiaan dan perdamaian dunia

Kami berjanji akan mengabdikan
Segala kebajikan ilmu pengetahuan
Untuk menghantarkan bangsa Indonesia
Ke pintu gerbang masyarakat adil dan makmur
Yang berdasarkan pancasila

Kami berjanji akan tetap setia
Kepada watak pembangunan kesarjanaan Indonesia
Dan menjunjung tinggi susila sarjana,
Kejujuran serta keluhuran ilmu pengetahuan
Di manapun kami berada

Kemi berjanji
Akan senantiasa menjunjung tinggi
Nama baik almamater kami
Institut Teknologi Bandung

Saya yakin tidak semua, bahkan mungkin tidak banyak dari kita yang masih ingat terhadap janji janji ini.

Apakah kita sudah (berusaha) menepati janji – janji ini??

1) Mengabdikan ilmu pengetahuan bagi kesejahteraan bangsa Indonesia, perikemanusiaan dan perdamaian dunia

2) Mengabdikan segala kebajikan ilmu pengetahuan untuk menghantarkan bangsa Indonesia ke pintu gerbang masyarakat adil dan makmur berdasarkan pancasila

3) Berjanji tetap setia kepada watak pembangunan kesarjanaan Indonesia

4) Menjunjung tinggi susila sarjana, kejujuran serta keluruhan ilmu pengetahuan

5) Menjunjung tinggi nama baik almamater ITB

Seberapa besar sebenarnya kita semua mampu untuk memenuhi janji ini?

Ini menjadi suatu pertanyaan besar, karena ini juga menyangkut suatu komitmen kita, terhadap almamater dan juga terhadap bangsa ini (yang telah mensubsidi pendidikan kita selama di ITB).

Pertanyaan demi pertanyaan muncul sebenarnya di kepala saya setelah beberapa waktu lalu hadir dalam suatu pertemuan halal bilhalal yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni ITB Jakarta dan juga Ikatan Alumni ITB Pusat. Dengan topik yang luar biasa: Peran Alumni ITB menghadapi tantangan lima tahun kedepan, pembicara demi pembicara pun menyampaikan gagasan dan pemikirannya. Ada segmen pembicaraan yang mengarah bahwa peran ITB akan lebih besar dengan melihat tolok ukur berapa banyak yang akan semakin dekat dengan pemerintahan atau kekuasaan, dan kemudian larinya adalah partisipasi melalui partai partai politik.

Memang mungkin itu adalah salah satu tantangannya, tetapi pernahkah kita berfikir dan mengevaluasi kembali, sebenarnya siapkah alumni ITB ketika kemudian berada di posisi tersebut?

Banyak contoh yang membuktikan bahwa para alumni ITB mampu berperan secara positif bagi bangsa ini, tetapi juga tidak sedikit kasus yang membuktikan bahwa ternyata juga alumni ITB tidak mampu untuk menjadi agen perubahan,  karena toh juga ada beberapa alumni ITB yang terjerat kasus hukum dan harus mendekam di penjara karena kasus korupsi.

Yaa korupsi adalah salah satu musuh besar bangsa kita saat ini, bukanlah hal yang mudah untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan kebiasaan yang lama kelamaan menjadi suatu budaya buruk di bangsa kita ini.

Jadi sepertinya salah satu tantangan besar yang kita hadapi ini adalah memperkecil kemungkinan terjadi hal hal tercela yang dilakukan oleh alumni ITB. Bukan hal yang mudah karena ini membutuhkan komitmen dan kerjasama semua pihak. Karena setiap perbuatan yang tercela yang dilakukan oleh alumni kita ini merupakaan penodaan terhadap janji kita semua.

Ini merupakan salah satu PR bagi para pengurus Ikatan Alumni ITB dan juga kita semua untuk terus saling menjaga nama baik almamater ITB.

Explore posts in the same categories: my concern

Tags: ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

2 Comments on “itb ku…. (1)”

  1. Babar Says:

    tabik, saluut tel…
    begitu luhur ternyata kita punya commitment terhadap kemajuan bangsa ini
    maka, mari bersama kita galang kekuatan dalam kebersamaan alumni itb untuk kesejahteraan, kemajuan, dan kemakmuran INDONESIA yg diberkahi & diridhloi ALLAH swt.
    amiin….

    • rizanovara Says:

      iya bar….
      kita kan harus memulainya, walau entah dari mana. Khususnya perkara korupsi di Indonesia, bukanlah hal yang mudah, karena gaji pns juga masih belum memadai, mungkin harus dimulai dari yg atas dulu eselon satu yg seharusnya kondisinya sudah mencukupi.

      amin bar..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: