[film] Perlunya Pembatasan Usia…

Beberapa waktu lalu saya dan istri menyempatkan diri untuk menonton film berjudul Horseman. Pada awalnya kami tidak terlalu mengetahui lebih detail mengenai film ini, karena hanya untuk rileks, dan pilihan film pada saat itu juga terbatas, akhirnya pilihan jatuh kepada film ini.

Ternyata film ini cukup menegangkan dan film ini mempunyai tingkat kekejaman yang cukup tinggi, karena film ini bercerita mengenai pembunuhan demi pembunuhan yang terjadi dan dilakukan oleh orang yang mempunyai gangguan terhadap kejiwaan. Saya tidak akan membahas mengenai alur cerita atau synopsis atau review saya terhadap film ini. Ternyata saya mengalami ketegangan yang lebih dahsyat lagi begitu mengetahui bahwa ada beberapa anak kecil yang hadir bersama orang tuanya untuk menonton film ini….

Film ini jelas sekali bukan merupakan konsumsi anak dibawah umur, Badan Sensor Film secara jelas telah mencantumkan kategori fim ini sebagai film untuk konsumsi dewasa. Saya mencoba untuk membuat suatu pengkategorian film film untuk konsumsi dewasa, kenapa film film dapat dikategorikan sebagai film dewasa:

1) Film tersebut mengandung unsur sex dan atau percintaan, contoh:

2) Film tersebut mengandung unsur kekerasan (seperti misalnya film action, atau film perang)

3) Film tersebut mempunyai konten yang terlalu serius

4) Film tersebut mengandung konten yang sifatnya menyeramkan

5) Film tersebut mengandung unsur kekejian yang sifatnya adalah psikologis

Atau kombinasi dari beberapa item tersebut diatas

Film dengan tema yang dibangun dari pentokohan yang mempunyai kelainan kejiwaan (psikologis)dan kemudian mempunyai orientasi untuk menyiksa atau membunuh korbannya dengan keji (kategori 5), ternyata mempunyai daya tarik tersendiri dan mampunyai pasarnya sendiri. Terbukti film film seperti ini tidak sedikit yang menuai keberhasilan, dimulai dengan film The Silence of The Lamb, Cape Fear dst.

Film film seperti ini sebenarnya mempunyai resiko untuk mempengaruhi kejiwaan seorang anak yang masih dalam proses tumbuh. Pengaruh psikologis ini apabila terjadi emnjadis uatu hal yang dapat menggangu pertumbuhan seorang anak, dan masalahnya adalah pengaruh psikologis itu tidak serta merta dapat kita lihat pengaruhnya. Mungkin tidak banyak orang tua yang menyadari hal ini. Pembatasan terhadap penonton untuk jenis film seperti ini adalah mutlak untuk dilaksanakan. Sebenarnya pembatasan penonton harus dilaksanakan sesuai dengan keputusan BSF atas film tersebut, karena apapun penilaian BSF terhadap suatu film tentunya berdasarkan suatu pertimbangan yang matang.

Pihak pengelola bioskop perlu mempunyai komitmen yang kuat terhadap hal ini, dan tidak hanya mengejar jumlah penonton atau penjualan tiketnya saja. Dilain sisi perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat umum mengenai bahaya film film tertentu utnuk dikonsumsi oleh anak kecil. Penyadaran ini menjadi suatu hal yang penting, karena pembatasan penontonhanya dapat dilakukan di bioskop, sedangkan konsumsi film yang sama juga dapat dilakukan di rumah melalui video atau dvd. Untuk itu menjadi suatu hal yangpenting untuk membangun kesadaran orang tua terhadap hal ini.

Explore posts in the same categories: my concern

Tags: , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: